LAMONGAN – Universitas Islam Lamongan (UNISLA) menyelenggarakan Sosialisasi Sertifikasi Dosen (Serdos) Tahun 2026 pada Senin (29/6/2026) pukul 09.00 WIB bertempat di Lantai 3 Gedung B Universitas Islam Lamongan. Kegiatan yang difasilitasi oleh Bagian Administrasi Umum, Keuangan, Kepegawaian, Sarana dan Prasarana (BAUKKSP) ini diikuti oleh dosen yang eligible sebagai peserta Sertifikasi Dosen Tahun 2026.
Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai kebijakan, persyaratan, tahapan pelaksanaan, serta strategi persiapan Sertifikasi Dosen agar seluruh peserta dapat mengikuti proses sertifikasi secara optimal sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor II Universitas Islam Lamongan menegaskan bahwa Sertifikasi Dosen merupakan salah satu bentuk pengakuan profesional terhadap kompetensi dosen dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
"Sertifikasi Dosen bukan sekadar memenuhi persyaratan administrasi, tetapi menjadi bukti profesionalisme seorang dosen. Kami berharap seluruh dosen yang telah memenuhi syarat dapat mempersiapkan diri sejak sekarang, menjaga kualitas kinerja akademik, serta memanfaatkan pendampingan yang diberikan oleh universitas agar proses Serdos Tahun 2026 berjalan dengan baik dan memperoleh hasil yang maksimal," ujar Ibu Dr. Nurul Badriyah, S.E., M.M. Wakil Rektor II Unisla.
Pada sesi utama, Kepala BAUKKSP memaparkan secara rinci mengenai mekanisme pelaksanaan Sertifikasi Dosen Tahun 2026, mulai dari persyaratan peserta, kelengkapan dokumen administrasi, tahapan pengusulan, hingga jadwal pelaksanaan sesuai regulasi terbaru dari Kementerian. Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif yang memberikan kesempatan kepada para dosen untuk mengklarifikasi berbagai hal terkait proses sertifikasi.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BAUKKSP menyampaikan harapannya agar seluruh dosen dapat mempersiapkan dokumen dan persyaratan sejak dini sehingga tidak mengalami kendala pada saat proses pengusulan.
"Kami berharap seluruh calon peserta Serdos dapat lebih proaktif dalam melengkapi dokumen, mengikuti setiap tahapan sesuai jadwal, serta membangun komunikasi yang baik dengan tim kepegawaian apabila terdapat kendala administrasi. Persiapan yang matang akan menjadi kunci kelancaran proses sertifikasi dan meningkatkan peluang keberhasilan dosen UNISLA dalam memperoleh Sertifikat Pendidik," ungkap Bapak Dr. Dwi Aprilianto, Lc., M.HI. Kepala BAUKKSP Unisla.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Universitas Islam Lamongan menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dosen sebagai ujung tombak penyelenggaraan pendidikan tinggi. Diharapkan seluruh peserta mampu mempersiapkan diri secara optimal sehingga pelaksanaan Sertifikasi Dosen Tahun 2026 dapat berjalan lancar serta menghasilkan lebih banyak dosen profesional yang berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan Universitas Islam Lamongan.
Galeri Kegiatan Sosialisasi Sertifikat Dosen (Serdos) Tahun 2026